Dari Survei Yayasan PCI, Ini Kebutuhan Mendesak Para Pengungsi Korban Gempa Bumi Cianjur

- Kamis, 24 November 2022 | 20:23 WIB
Akibat keterbatasan jumlah tenda sehingga para pengungsi korban gempa bumi Cianjur berdesak -desakkan di dalam tenda (Istimewa )
Akibat keterbatasan jumlah tenda sehingga para pengungsi korban gempa bumi Cianjur berdesak -desakkan di dalam tenda (Istimewa )

BANDUNG HITS- Yayasan Pendidikan Prima Cendekia Islami yang dipimpin oleh Prof. Dr. Dadan Wildan, M. Hum, Kamis 24 November 2022, bertolak dari Bandung menuju Cianjur untuk survei dan mengunjungi korban bencana alam gempa bumi di Cianjur.

Dengan membawa satu unit ambulan dan satu unit mobil berisi bantuan, rombongan kecil itu bertolak dari Bandung pukul 07.00 WIB dan tiba di Cianjur pukul 09.00 WIB.

Menurut Prof. Dadan, kunjungan tim yang dipimpinnya itu, merupakan tim pendahulu. "Karena tim lainnya dari SMP Prima Cendekia Islami, juga akan berangkat beberapa hari ke depan," ungkapnya.

Baca Juga: BAZNAS Ajak Masyarakat Bantu Korban Bencana Gempa Cianjur, Berikut Cara Bantu yang Mudah dan Bisa dari Gadget

"Dengan rombongan terbatas, kami juga  mengunjungi Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, yang merupakan desa terdampak gempa cukup parah," kata Dadan.

Berjarak sekira 10 km dari kota Cianjur, desa itu nampak luluh lantak. Dalam diskusi dengan Kepala Desa Cirumput, Beni Irawan, diperoleh informasi sekitar seribu rumah rusak berat.

Jumlah kepala keluarga yang berada di pengungsian, ngungsi 100 persen karena takut tinggal di rumah. Sebagian lagi tinggal di tenda tenda darurat yang didirikan di sawah, kebun, dan ladang.

Baca Juga: Presiden Tinjau Langsung Titik Pusat atau Episentrum Gempa Cianjur, Ini Temuan Menariknya

Beni menuturkan, diperlukan puluhan tenda peleton, karena mungkin masyarakat akan bertambah lama di pengungsian. Makanan, obat obatan, pakaian dll juga perlu. Itu baru contoh satu desa. Sementara desa desa yg rusak parah ada puluhan desa.

Halaman:

Editor: Sarnapi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X